LokerBandaAceh- Berbagi Informasi Seputar Dunia Kerja, Tutorial Blog, Tutorial Adsense, Cara Kerja Online dan Lainnya

Loading...

Apa Peran Manajemen Kepemimpinan Dalam Organisasi ? simak selengkapnya

Apa itu Manajemen ?
Manajemen adalah bagian integral dari kepemimpinan dan kepemimpinan adalah bagian organisasi. Sesungguhnya, dapatlah dikatakan bahwa manajemen tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan dan organisasi, sebaliknya. berbicara tentang manajemen berarti berbicara tentang kepemimpinan dalam suaru organisasi, karena pada saat pemimpin ia memanejemeni.
Peran Manajemen Kepemimpinan Dalam Organisasi
Peran Manajemen Kepemimpinan Dalam Organisasi

Manajemen menurut Mary Parker Follet,

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Uraian kali ini akan membahas pokok tentang hubungan kepemimpinan dengan manajemen. 
Dalam upaya memperjelas mekanisme keterhubungan dimaksud, di sini akan diulas tujuh hal penting seputar hubungan manajemen dan kepemimpinan, yaitu antara lain:
  1. ) Tempat manajemen dalam kepemimpinan; 
  2. ) Pemimpin dan manajemen;
  3. ) Manajer dan manajemen; 
  4. ) Administrator dan manajemen dalam kepemimpinan;
  5. ) Bawahan dan manajemen;
  6. ) Manajemen dalam organisasi; dan
  7. ) Manajemen dan upaya memimpin.
Kata “manajemen” begitu sering kita dengar. Manajemen erat kaitannya dengan konsep organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka ada baiknya kita memahami dulu pengertian dari organisasi.

Manajenen Menurut Griffin (2002),

Organisasi adalah a group of people working together in a structured and coordinated fashion to achieve a set of goals. 
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama dalam struktur dan koordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu. Atau dengan bahasa lain, penulis mendefinisikan organisasi sebagai sekumpulan orang atau kelompok yang memiliki tujuan tertentu dan berupaya untuk mewujudkan tujuannya tersebut melalui kerjasama. 

Berbagai organisasi memiliki tujuan yang berbeda, bergantung pada jenis organisasinya. Organisasi dapat memiliki tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada jenis organisasinya. 

Organisasi politik misalnya, dapat memiliki tujuan untuk menyalurkan aspirasi rakyat melalui aturan kelembagaan politik tertentu. Atau bisa juga organisasi politik bertujuan untuk meraih kursi kekuasaan sebanyak-banyaknya agar perannya sebagai pembawa aspirasi rakyat dapat diwujudkan secara optimal. 

Di sisilain, organisasi sosial dapat dapat memiliki tujuan yang berbeda dengan organisasi politik. Organisasi sosial bisa tidak bertujuan untuk menyalurkan aspirasi rakyat melalui kegiatan perebutan kekuasaan, akan tetapi organisasi sosial bisa jadi bertujuan untuk menjawab aspirasi rakyat melalui kegiatan tertentu yang secara nyata dapat dirasakan oleh masyarakat, misalnya melalui pemberian sumbangan, pelatihan-pelatihan, dan lain sebagainya.

Berbeda dengan organisasi politik dan sosial, sebuah universitas juga sebuah organisasi. Di dalamnya ada sekumpulan orang-orang mulai dari dosen, karyawan, mahasiswa, serta ada tujuan yang ingin dicapai oleh universitas. Misalnya untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tertentu sehingga dapat menjadi insan yang berguna di masyarakat. 
Bagaimana dengan organisasi bisnis ?
Organisasi bisnis bisa jadi bertujuan untuk memperoleh profit. Sekali pun tidak seluruh organisasi bisnis bertujuan untuk profit, namun profit adalah salah satu tujuan yang ingin di capai oleh organisasi bisnis di mana pun. Jika tujuan dari bisnis adalah profit, maka organisasi bisnis adalah sekumpulan orang atau kelompok yang memiliki tujuan untuk meraih profit dalam kegiatan bisnisnya, sehingga mereka berupaya untuk mewujudkan tujuannya tersebut melalui kerjasama di dalam organisasi tersebut. 

Bagaimana kerja sama dapat di lakukan ketika karakter orang-orang atau kelompok orang yang ada di dalam organisasi sangat berbeda-beda, di dorong oleh motif yang berbeda-beda, dan berlatar belakang yang berbeda-beda pula? 

Selain orang-orang yang berbeda-beda, organisasi juga terdiri dari berbagai sumber daya yang dimilikinya, misalnya peralatan, perlengkapan, dan lain-lain. Griffin mengemukakan bahwa paling tidak organisasi memiliki berbagai sumber daya, seperti 
  • sumber daya manusia (human resources), 
  • sumber daya alam (natural resources), 
  • sumber daya dana (financial resources) atau 
  • keuangan (funds), serta 
  • sumber daya informasi (informational resources).
Bagai ana keseluruhan sumber daya tersebut dikelola melalui kerja sama dari orang-orang yang berbeda sehingga tujuan organisasi dapat dicapai?

Apa Tugas Pokok Kepemimpinan ?

Tugas Pokok Kepemimpinan adalah melaksanakan fungsi-fungsi manajemen seperti yang telah disebutkan sebelumnya yang terdiri dari: merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, dan mengawasi. 

Terlaksananya tugas-tugas tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pimpinan seorang diri, tetapi dengan menggerakan orang-orang yang dipimpinnya. Agar orang-orang yang dipimpin mau bekerja secara erektif seorang pemimpin di samping harus memiliki inisiatif dan kreatif harus selalu memperhatikan hubungan manusiawi. Secara lebih terperinci tugas-tugas seorang pemimpin meliputi: 
Pengambilan keputusan menetapkan sasaran dan menyusun kebijaksanaan, mengorganisasikan dan menempatkan pekerja, mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan baik secara vertikal (antara bawahan dan atasan) maupun secara horisontal (antar bagian atau unit), serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan.

Tugas-tugas Pokok Pemimpin secara Umum,

  1. Melaksanaan Fungsi Managerial, yaitu berupa kegiatan pokok meliputi :
    • Penyusunan Rencana
    • Penyusunan Organisasi Pengarahan Organisasi Pengendalian Penilaian
    • Pelaporan
  2. Mendorong (memotivasi) bawahan untuk dapat bekerja dengan giat dan tekun
  3. Membina bawahan agar bertanggung jawab tugas masing-masing secara baik
  4. Membina bawahan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien
  5. Menciptakan iklim kerja yang baik dan harmonis
  6. Menyusun fungsi manajemen secara baik
  7. Menjadi penggerak yang baik dan dapat menjadi sumber kreatifitas
  8. Menjadi wakil dalam membina hubungan dengan pihak luar

Apa Fungsi Kepemimpinan ?

Fungsi Kepemimpinan dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuan organisasi yang bersangkutan. Pada dasarnya fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek :
  • Fungsi administrasi.
  • Fungsi sebagai Top Manajemen
Dalam upaya mewujudkan kepemimpinan yang efektif, maka kepemimpinan tersebut harus menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. Menurut Hadari Nawawi (1995:74), fungsi kepemimpinan berhubungn langsung dengan situasi sosial dalam kehidupan kelompok masing-masing yang mengisyaratkan bahwa setiap pemimpin berada didalam, bukan berada diluar situasi itu Pemimpin harus berusaha agar menjadi bagian didalam situasi sosial kelompok atau organisasinya.

Fungsi kepemimpinan menurut Hadari Nawawi yaitu:

  1. Dimensi yang berhubungan dengan tingkat kemampuan mengarahkan dalam tindakan atau aktifitas pemimpin
  2. Dimensi yang berkenaan dengan tingkat dukungan atau keterlibatan orang-orang yang dipimpin dalam melaksnakan tugas-tugas pokok kelompok atau organisasi, yang dijabarkan dan dimanifestasikan melalui keputusan-keputusan dan kebijakan pemimpin.
Berdasarkan kedua deminsi tersebut menurut Hadari Nawawi, secara operasional dapat dibedakan lima fungsi pokok kepemimpinan :
1. Fungsi Instruktif.

Pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya), dan dimana (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.

2. Fungsi konsultatif.

Pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikasi dua arah. Hal tersebut digunakan manakala pemimpin dalam usaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.

3. Fungsi Partisipasi.
Dalam menjaiankan fungsi partisipasi pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam melaksanakannya. Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing.

4. Fungsi Delegasi

Dalam menjalankan fungsi delegasi, pemimpin memberikan pelimpahan wewenang membuay atau menetapkan keputusan. Fungsi delegasi sebenarnya adalah kepercayaan ssorang pemimpin kepada orang yang diberi kepercayaan untuk pelimpahan wewenang dengan melaksanakannya secara bertanggungjawab. Fungsi pendelegasian ini, harus diwujudkan karena kemajuan dan perkembangan kelompok tidak mungkin diwujudkan oleh seorang pemimpin seorang diri.

5. Fungsi Pengendalian.

Fungsi pengendalian berasumsi bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktifitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Dalam melaksanakan fungsi pengendalian, pemimpin dapat mewujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.

Fungsi kepemimpinan Menurut Yuki (1998)

Fungsi kepemimpinan Menurut Yuki (1998) adalah usaha mempengaruhi dan mengarahkan karyawan untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi guna mencapai tujuan organisasi.

Hal ini terutama terikat dengan fungsi mengatur hubungan antara individu atau kelompok dalam organisasi. Selain itu, fungsi pemimpin dalam mempengaruhi dan mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisasi bergerak kearah pencapaian sasaran. Dengan demikian, inti kepemimpinan bukan pertama-tama terletak pada kedudukannya dalam organisasi, melainkan bagaimana pemimpin melaksanakan fungsinya sebagai pemimpin.

Fungsi kepemimpinan yang hakiki adalah :

  • Selaku penentu arah yang akan ditempuh dalam usaha untuk pencapaian tujuan
  • Sebagai wakil dan juru bicara organisasi dalam hubungan dengan pihak luar.
  • Sebagai komunikator yang efektif.
  • Sebagai integrator yang efektif, rasional, objektif, dan netral.
Di sinilah peran dari manajemen di perlukan. Manajemen diperlukan ketika terdapat sekumpulan orang-orang (yang pada umumnya memiliki karakteristik perbedaan) dan sejumlah sumber daya yang harus di kelola agar tujuan sebuah organisasi dapat tercapai. 

Peranan Manajemen merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan (status). Apabila seseorang yang melakukan hak dan kewajibannya sesuai kedudukannya, maka dia menjalankan suatu peranan. 

Peranan seorang Managemen adalah pernyataan formal dan terbuka tentang perilaku yang harus di tampilkan oleh seseorang dalam membawa perannya. Sedangkan Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan, proses, atau fungsi pada umumnya untuk mempengaruhi orang-orang untuk membuat sesuatu dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

Apa Peran Manajemen Kepemimpinan Dalam Organisasi ? simak selengkapnya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andriadi A.M.d