LokerBandaAceh- Berbagi Informasi Seputar Dunia Kerja, Tutorial Blog, Tutorial Adsense, Cara Kerja Online dan Lainnya

Apa itu Direksi ? Apa Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Direksi Bank ? Ini penjelasannya

Banking Jobs - Apa itu Direksi ? Apa Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Direksi ?
Untuk menjawab pertanyaan diatas, simak penjelasan singkat dibawah ini seperti yang dikutip dari situs Bank Mantap.

Direksi adalah salah satu Organ Perusahaan yang memiliki tugas pokok melakukan pengurusan untuk kepentingan dan tujuan perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan,berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan perundang-undangan yang berlaku.

Disebutkan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007 bahwa Direksi menjalankan kepengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Direksi Bank

Kriteria Seorang Direksi Bank

Proses pemilihan dan pengangkatan Direksi Bank telah memenuhi seluruh ketentuan tersebut dan memenuhi kriteria seperti berikut :
  • Mempunyai akhlak dan moral yang baik
  • Memiliki keahlian dan pengalaman di bidang yang akan menjadi tugas dan tanggung jawabnya
  • Memiliki reputasi yang baik selama yang bersangkutan mengemban tugas-tugas sebelumnya
  • Memiliki kompetensi dan pengalaman dibidang perbankan sebagai pejabat eksekutif Bank dan telah memiliki Sertifikasi di bidang Manajemen Risiko, serta memiliki keahlian dibeberapa bidang lainnya.
  • Tidak pernah dinyatakan pailit atau membuat pailit suatu perusahaan pada saat menjabat sebagai Direksi atau anggota Dewan Komisaris/Direksi dalam 5 (lima) tahun sebelum menjabat Direksi Bank
  • Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana dibidang keuangan dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangangkatan.

Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Direksi Bank

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Secara rinci adalah sebagai berikut :
  1. Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan tugasnya, mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  2. Melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap usaha kegiatan Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;
  3. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas lain;
  4. Membentuk Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan dan Unit Strategi Anti Fraud;
  5. Mempertanggungjawabkan..pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham;
  6. Mengungkapkan kepada pegawai kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang kepegawaian;
  7. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris;
  8. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi;
  9. Segala keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman dan tata tertib kerja menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi;
  10. Setiap kebijakan dan keputusan strategis diputuskan melalui rapat Direksi. Hasil rapat Direksi dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan secara baik. Selama pelaksanaan rapat direksi tidak terjadi Perbedaan pendapat (dissenting opinions) dan rapat Direksi telah diputuskan secara musyawarah;
  11. Menerapkan aspek transparansi dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :
    • Anggota Direksi telah mengungkapkan :
      1. Kepemilikan sahamnya, baik pada Bank yang bersangkutan maupun pada Bank dan Perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri.
      2. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota Direksi dan / atau pemegang saham Bank.
    • Anggota Direksi telah mengungkapkan remunerasi dan fasilitas lainnya yang ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
    • Menyusun Rencana Bisnis secara realistis dengan memperhatikan faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kelangsungan usaha Bank serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan azas perbankan yang sehat. Rencana Bisnis tersebut telah mendapat persetujuan dari Komisaris.
    • Rencana Bisnis dimaksud disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Direksi mengkomunikasikan Rencana Bisnis tersebut kepada :
      1. Pemegang saham Bank
      2. Seluruh jenjang organisasi yang ada pada Bank
    • Melaksanakan Rencana Bisnis secara efektif dalam pengelolaan usaha Bank dan menyampaikan Laporan Realisasi Rencana Bisnis secara triwulanan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
    • Membuat laporan Tahunan dan Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance.
    • Direktur Kepatuhan membuat laporan Direktur yang membawahkan fungsi
    • Kepatuhan secara Triwulan kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris.
    • Setiap semester Direktur Kepatuhan membuat laporan Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan, dengan tembusan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
    • Melakukan penilaian sendiri (self assessment) terhadap pelaksanaan GCG Bank setiap semester dan disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan.
  12. Khusus Direktur Kepatuhan berfungsi untuk memastikan bahwa rancangan keputusan yang akan diambil oleh Direksi dan Komisaris Bank tidak melanggar prinsip kehati-hatian. Apabila setelah dikaji rancangan keputusan tersebut mengandung unsur ketidakpatuhan, maka Direktur Kepatuhan berkewajiban meminta agar rancangan keputusan dimaksud dibatalkan.

Kewenangan Seorang Direksi Bank

Secara rinci tugas dan tanggung jawab Direksi dengan tidak mengurangi ketentuan lain dalam Anggaran Dasar sebagai berikut :
  1. Direksi berwenang menetapkan kebijakan dalam kepemimpinan dan kepengurusan Bank;
  2. Mengatur ketentuan tentang kepegawaian perseroan termasuk penetapan gaji, pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi karyawan perseroan;
  3. Mengangkat dan memberhentikan pegawai perseroan berdasarkan peraturan kepegawaian perseroan;
  4. Mengatur pendelegasian kekuasaan Direksi untuk mewakili perseroan di dalam dan diluar pengadilan kepada seorang atau beberapa orang anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada seorang atau beberapa orang, karyawan, baik sendiri maupun bersamasama atau kepada badan lain;
  5. Menghapus bukukan piutang pokok macet, bunga, denda, dan atau ongkos yang selanjutnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris;
  6. Direktur Utama dan seorang anggota Direksi lain berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan;
  7. Jika Direktur Utama karena sebab apapun tidak atau belum diangkat atau berhalangan atau tidak ada ditempat (mengenai hal tersebut tidak perlu dibuktikan kepada pihak lain), maka anggota Direksi lainnya berhak dan berwenang untuk bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan;
Dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan wewenang, Seorang Direksi wajib memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apa itu Direksi ? Apa Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Direksi Bank ? Ini penjelasannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andriadi A.M.d